Internet seolah menjadi primadona yang dibutuhkan dalam segala aktifitas. Salah satunya mencari hiburan pelepas penat. Makna ‘hiburan’ bagi setiap orang berbeda. Ada yang merasa terhibur dan puas setelah menang dalam sesi game poker online. Namun, sebagian besar masyarakat lebih memilih hiburan dengan menonton video di Youtube.

Baca juga : Kota Judi Macau ‘Mati’ Akibat Coronaviruz

Contoh poker yang dijadikan hiburan bukan hal menyenangkan. Walaupun menyenangkan tetapi hanya kenikmatan sesaat saja yang diperoleh. Ujung-ujungnya karena bermain poker membuat hidup hancur, terlilit hutang, stres, dan keluarga berantakan. Oleh sebab itu, jangan menyentuh permainan poker online dan perjudian lainnya.

Pemain Memiliki Kelebihan Finansial

Bergelimang Harta, Belum Tentu Orang Kaya, Ini Sebabnya! - Tribun ...
(jogja.tribunnews.com)

Pada dasarnya permainan judi adalah aktifitas yang diciptakan khusus kalangan borju atau super kaya. Orang kaya yang uangnya sangat melimpah tidak akan jatuh miskin karena bermain poker seperti Link Poker, Bet Singapore 99, Judi Macau. Disamping itu, mereka juga tetap menjaga kestabilan uang dengan tidak berjudi.

Bagi Anda yang belum bebas secara finansial atau masih hidup pas-pasan jangan coba-coba bermain judi. Apalagi judi online meskipun tidak turut serta bertatapan muka tetapi mampu membuat kerugian yang parah. Misalnya, nominal uang yang dipertaruhkan diatas meja poker dapat berupa kurs USD.

Bayangkan apabila Anda gelap mata karena kekalahan lebih banyak dibandingkan kemenangan. Ujung-ujungnya Anda terus melakukan deposit akun poker online hingga rekening terkuras.

Intinya mengikuti judi online ini harus menyediakan anggaran yang tidak sedikit. Terutama jika Anda kecanduan dapat dipastikan uang terkuras, terlilit hutang, sampai melakukan penipuan.

Apabila Anda bercita-cita menjadi kaya raya maka jangan berjudi atau bermain poker. Mustahil jika orang kaya karena judi kecuali menjadi bandarnya. Seorang bandar judi tetap menerima uang meskipun pemainnya kalah atau menang.

Dampak Negatif Pecandu Judi Online, Merugikan Hidup!

Future Man
(gunar.esiason.com)

Faktanya kebahagiaan dari kemenangan berjudi tidaklah abadi. Perhatikan bahwa dampak negatif yang bakal diperoleh lebih dasyat dan merugikan hidup.

1. Menimbulkan Tindak Kejahatan

Pecandu judi online tentunya tidak terlepas dari tindakan kriminal yang berani dilakukan. Contohnya, mencuri barang, menipu, menggelapkan uang, dan penipuan lainnya. Tujuan dari melakukan kejahatan ini agar menyambung hidup karena kehabisan dana.

Sayangnya, beberapa pecandu yang memperoleh uang menjadi khilaf dan akhirnya kembali bermain judi lagi. Tindakan kejahatan yang dilakukan tidak ada hentinya sampai tertangkap polisi dan dijebloskan dalam penjara.

2. Otak Dipenuhi Judi

Berjudi juga membuat kinerja otak menjadi rusak. Pasalnya, hanya memikirkan uang untuk berjudi, dibayangi kekalahan, dan ambisi untuk menang. Ironisnya perilaku berjudi dapat memasuki alam bawah sadar seseorang sehingga sangat sulit dipulihkan.

Kecanduan judi akan membuat dunia mereka hanya meliputi judi. Kesenangan dan kebahagian yang didapat hanya bersumber dari kemenangan berjudi. Apabila ingin dihilangkan sangat sulit kecuali memang diri sendiri yang berniat terlepas dari judi.

3. Membuat Ilusi Kehidupan

Tanpa disadari bermain judi juga menciptakan ilusi kehidupan. Maksudnya, ketika menang pemain tersebut tidak pernah puas dan tertantang untuk mendapatkan kemenangan besar. Hal ini menyebabkan permainan judi tidak berhenti hingga kalah.

Umumnya saat memenangkan permainan muncul bayang-bayang ingin memenuhi kebutuhan hidup. Seperti menutupi biaya pendidikan anak, biaya makan sehari-hari, liburan, ataupun membeli barang mewah. Na’as bukannya hidup menjadi tenang justru terlilit hutang yang tidak ada habisnya.

4. Membuat Malu Keluarga

Nama baik keluarga akan tercoreng apabila Anda menjadi pecandu judi. Ditambah lagi kekecewaan dari orang tua, pasangan, dan saudara karena kelakuan pecandu judi online. Biasanya pecandu judi online terlibat banyak hutang. Akhirnya setiap hari rumahnya akan didatangi orang untuk menagih hutang.

Apabila sadar mungkin hutang tersebut akan berusaha dilunasi. Namun, jika lari dari masalah tentu yang dicari adalah keluarga Anda. Apabila ketahuan orang sekampung dapat dipastikan gosip akan tersebar dan nama Anda menjadi tercemar. Dalam beberapa kasus ada keluarga dari penjudi yang dikucilkan oleh masyarakat meskipun tidak merugikan lingkungan sekitar.

5. Lebih Sensitif atau Emosional

Dampak terakhir adalah psikis dari pecandu judi online yang terganggu. Salah satunya dapat tiba-tiba menjadi lebih sensitif terhadap hal-hal kecil. Pecandu juga tidak jarang menunjukkan emosional berlebihan ketika berhubungan dengan orang lain.

Contohnya, mudah marah ketika diberikan nasihat, berteriak-teriak, dan menghancurkan barang sekitar. Pecandu judi online akan sulit mengendalikan emosinya karena selalu dibayang-bayangi kekalahan dan kemenangan berjudi.

Kelima dampak dari bermain judi online seperti permainan poker tidak main-main. Poker mampu membuat hidup Anda yang indah menjadi suram dan menghancurkan masa depan. Jadi, pertimbangkan matang-matang apabila Anda tergiur dengan keuntungan dari bermain poker.

Karyawan Bank BUMN Kecanduan Game Poker Online di PHK

Seorang karyawan dari Bank BUMN diketahui menggelapkan dana nasabah dan korupsi. Setelah ditelusuri pihak kepolisian ternyata pria berinisial AG (32) kecanduan game poker online. Pihak Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Nur Tamam SH mengatakan bahwa AG mengaku uang nasabah yang digelapkan untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan berjudi.

Ia kecanduan melakukan berbagai judi online, seperti game poker online, casino, sampai taruhan bola. Dana yang digelapkan melebihi satu miliar rupiah dan ditransfer melalui transaksi perbankan untuk membeli deposit.

Faktanya AG telah melakukan tindak kriminal ini sejak tahun 2018. Adapun modus yang dilakukan AG ada tiga macam. Pertama, membujuk nasabah agar mengambil kredi dari bank BUMN tempatnya bekerja. Setelah dana cair, jumlah pinjaman dikuranginya dengan bukti dokumen palsu perbankan.

Kedua, menggelapkan setoran uang nasabah dengan tidak memasukkan ke kas bank. Ketiga, mengambil jaminan pinjaman (agunan) nasabah tanda diketahui dan izin dari pimpinan. Selanjutnya agunan tersebut dijadikan pinjaman atas nama nasabah tanpa sepengetahuan nasabah itu sendiri.

Atas tindakan yang dilakukannya AG diancam oleh Pasal 2 dan Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang Tindak PidanaKorupsi (Tipikor). Kini AG dalam masa penahanan oleh Kejaksaan Negeri Payakumbuh. Sementara bank tempatnya bekerja mengambil langkah tegas dengan mem-PHK AG secara tidak terhormat.

Permainan game poker online memang menimbulkan dampak negatif dan jangka panjang bagi kehidupan. Mulai dari keluarga yang dibuat malu, terlilit hutang, stres, dan mendekan di sel tahanan. Untuk itu sayangilah hidup dan harga karir Anda dengan tidak menyentuh game tersebut.